Tampilkan postingan dengan label Coretan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Coretan. Tampilkan semua postingan

12 September 2010

Belum Meraih Kemenangan

Bulan suci Ramadhan telah berlalu, satu bulan penuh kita 'umat Islam' diwajibkan berpuasa dengan menahan segala hal yang dapat membatalkannya. kemudian dilanjutkan dengan Hari raya Idul Fitri, ketika malam 30 ramadhan gema takbir mulai bersahutan mengagungkan Asma Alloh yang Maha Besar saat itu pula kita diwajibkan mengeluarkan zakat fitrah 2,5 kg untuk menyempurnakan amalan puasa kita.

Hari raya Idul Fitri berarti Hari Kemenangan, hari dimana semua umat islam bersuka cita menyambutnya. Bagi orang yang berpuasa selama Ramadhan hari inilah yang merupakan akhir dari perjuangan berperang melawan hawa nafsu selama sebulan penuh.

Walaupun, Alhamdulillah puasaku tidak ada yang bolong selama sebulan tapi aku merasa aku belum lah meraih kemenangan Hari Raya Idul Fitri. Entah kenapa aku merasa dadaku masih terasa sesak dan aku tidak betul-betul merasakan kenikmatan Hari Raya ini. perasaanku berkecamuk dalam diriku, apakah ini terjadi karena keadaan Imanku yang masih sangat tipis sehingga aku belum bisa merasakan nikmatnya ibadah dan nikmatnya Hari kemenangan.
Entahlah, mungkin diriku masih dikuasai nafsu sehingga imankupun kalah olehnya, mungkin puasaku juga tak lain hanya mendapatkan rasa lapar dan haus saja.

Benarlah kata Rosululloh :
"banyak orang yang berpuasa tapi hanya mendapatkan rasa lapar dan haus saja"
mungkin aku menjadi salah satunya, tapi yang pasti apapun yang terjadi aku tak akan berputus asa dari Rahmat Alloh. Diterima atau tidak ibadah puasaku itu hak mutlak Alloh yang memberi keputusan. meskipun mungkin aku kalah berperang tapi aku bertekad tuk memperbaiki imanku sehingga suatu saat nanti aku menggemakan takbir dalam diriku dan meraih kemenangan.

Allohu Akbar, Allohu Akbar, Allohu Akbar wa lillahil hamdu.

19 Agustus 2010

Sebuah keinginan

Hari ini kamis setelah sholat tarawih ada tausiah sejenak dari ustad yang aku nggak tahu namanya (belum sempat kenalan he..he..), bahasanya sopan dan lugas serta enak didengar disertai joke-joke segar yang menghibur sehingga para jamaah yang sudah mulai ngantuk bangkit kembali kesadarannya. beliau menerangkan tentang 4 kriteria orang yang dirindukan Alloh masuk surgaNya. Sekitar setengah jam beliau menerangkan kemudian ditutup dengan salam dan diteruskan sholat witir. 

Setelah itu akupun pulang melanjutkan acara berbuka ronde kedua karena tadi sebelum tarawih baru sedikit minum teh hangat + pisang  goreng buatan ibuku. Lalu ada teman yang mengajak ke Gresik ke makam Sunan Giri untuk Ziarah dan akupun mengiyakan tanda setuju, kami rencananya berempat kesana tapi pas sudah mau berangkat ada salah seorang temanku tiba-tiba mendadak membatalkan rencananya tanpa alasan yang jelas, trus ya nggak jadi berangkatlah semuanya. aku sebenarnya mau marah tapi ya sudahlah mungkin itu sudah keputusannya.

Lalu aku mencoba berfikir positif dari kejadian tadi dan mencoba mengambil hikmah. dalam hatiku masih bergejolak keinginan untuk kesana tapi trus kucoba untuk tetap berfikir positif dan tidak berprasangka buruk pada siapapun. astaghfirullah, kucoba tuk terus beristighfar dan ternyata aku bisa mengambil hikmahya bahwa:

" Sebesar apapun keinginan kita akan sesuatu, jangan lupa yang utama untuk mencari ridho Alloh karena bila harapan atau keinginan kita tidak tercapai kita tidak akan sakit hati, mengeluh, atau menyalahkan orang lain."